PURWOKERTO– Memulai pendidikan pascasarjana bukan sekadar melanjutkan jenjang pendidikan, melainkan mengambil langkah untuk memperdalam pengetahuan, mempertajam cara berpikir, dan mempersiapkan diri menghadapi persoalan hukum yang semakin kompleks. Semangat tersebut menjadi bagian dari Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru dan Kuliah Umum Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (FH Unsoed), Sabtu (31/10/2026), bertempat di Aula ST. Burhanuddin, Graha Adhyaksa, Gedung J.6 Lantai 3.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru Program Pascasarjana FH Unsoed sekaligus ruang pengayaan wawasan melalui kuliah umum yang menghadirkan Dr. Kuntadi, S.H., M.H., Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh Dr. Baginda Khalid Hidayat Jati, S.H., M.H.

Kegiatan dihadiri oleh Dekan FH Unsoed, Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. Dr. Aryuni Yuliantiningsih, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Siti Kunarti, S.H., M.Hum., Ketua Panitia sekaligus Koordinator Program Studi Doktor Hukum, Prof. Dr. Kadar Pamuji, S.H., M.H., serta Koordinator Program Studi Magister Hukum, Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H., dan Koordinator Program Studi Magister Kenotariatan, Prof. Dr. Kartono, S.H., M.H.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Selanjutnya, Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan sebelum memasuki prosesi penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana. Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan, penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber, foto bersama, dan kuliah umum.

Penerimaan Mahasiswa Baru: Awal Perjalanan untuk Bertumbuh

Prosesi penerimaan mahasiswa baru menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik di lingkungan pascasarjana FH Unsoed. Para mahasiswa tidak hanya diharapkan memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam, tetapi juga mengembangkan kemampuan analitis, sikap kritis, integritas, dan kepekaan terhadap persoalan hukum di masyarakat.

Dalam pendidikan pascasarjana, proses belajar tidak berhenti pada penguasaan teori dan peraturan perundang-undangan. Mahasiswa juga dituntut untuk mampu menguji gagasan, membaca perubahan sosial, mengembangkan penelitian, serta memberikan kontribusi pemikiran bagi perkembangan ilmu hukum dan penyelesaian persoalan publik.

Ketua Panitia sekaligus Koordinator Program Studi Doktor Hukum FH Unsoed, Prof. Dr. Kadar Pamuji, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru merupakan awal dari tanggung jawab akademik yang lebih besar.

“Pendidikan pascasarjana merupakan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam keilmuan, membangun tradisi berpikir kritis, dan menghasilkan gagasan yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan hukum. Kami berharap para mahasiswa baru dapat memanfaatkan proses akademik ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, mengembangkan penelitian, serta menjaga integritas dalam setiap tahapan pembelajaran. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi pengembangan diri, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat”.

Menghubungkan Ilmu Hukum dengan Praktik Penegakan Hukum

Salah satu bagian penting kegiatan ini adalah kuliah umum bersama Dr. Kuntadi, S.H., M.H., Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Kehadiran narasumber dari institusi penegak hukum memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas perspektif mengenai hubungan antara pemikiran akademik dan praktik penegakan hukum.

Pertemuan antara dunia akademik dan praktik profesional menjadi penting karena hukum tidak hanya dipelajari sebagai norma tertulis. Dalam penerapannya, hukum berhadapan dengan berbagai persoalan, kepentingan, dan dinamika masyarakat yang membutuhkan pemahaman mendalam, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta tanggung jawab profesional.

Kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa mengenai tantangan penegakan hukum sekaligus mendorong mereka mengembangkan pemikiran yang lebih kontekstual. Bagi mahasiswa pascasarjana, pengalaman mendengarkan langsung perspektif praktisi menjadi kesempatan untuk menghubungkan teori, penelitian, kebijakan, dan realitas pelaksanaan hukum.

Dr. Kuntadi, S.H., M.H., menekankan pentingnya penguasaan ilmu hukum yang disertai integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi.

“Pengetahuan hukum harus berjalan beriringan dengan integritas dan tanggung jawab. Perkembangan hukum dan kompleksitas persoalan yang dihadapi masyarakat menuntut setiap insan hukum untuk terus belajar, memperluas perspektif, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan dan keputusan hukum. Melalui pendidikan yang kuat dan dialog dengan para praktisi, mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi insan hukum yang profesional, objektif, dan berorientasi pada keadilan”.

Membangun Pendidikan Hukum yang Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat

Dekan FH Unsoed, Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., dalam rumusan pernyataan untuk dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pendidikan pascasarjana memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merespons perkembangan dan tantangan hukum.

“Kami berharap penerimaan mahasiswa baru ini menjadi awal dari perjalanan akademik yang bermakna. Pendidikan hukum di jenjang pascasarjana tidak hanya diarahkan untuk memperkuat penguasaan keilmuan, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, integritas, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Karena itu, interaksi dengan para praktisi dan akademisi menjadi bagian penting dalam memperkaya proses pembelajaran. Kami ingin mahasiswa FH Unsoed tumbuh menjadi insan hukum yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum Indonesia”.

FH Unsoed terus mendorong penyelenggaraan pendidikan hukum yang menghubungkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui Program Magister Hukum, Magister Kenotariatan, dan Doktor Hukum, fakultas berupaya menyediakan ruang akademik bagi pengembangan keilmuan, penelitian, serta lahirnya pemikiran hukum yang relevan dengan dinamika nasional.

Kehadiran para mahasiswa baru menjadi bagian dari keberlanjutan upaya tersebut. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi peserta dalam proses pendidikan, tetapi juga turut membangun tradisi akademik melalui diskusi, penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi pemikiran.

Memulai dengan Semangat, Melangkah dengan Kontribusi

Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru dan Kuliah Umum ini menjadi pengingat bahwa perjalanan akademik memiliki tujuan yang lebih luas daripada memperoleh gelar. Pendidikan merupakan proses untuk membangun kapasitas, memperkuat tanggung jawab, dan menyiapkan diri agar pengetahuan yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Melalui pertemuan antara mahasiswa, akademisi, dan praktisi penegakan hukum, FH Unsoed berharap ruang pembelajaran semakin terbuka dan dekat dengan persoalan nyata. Sebab, perkembangan hukum membutuhkan insan yang tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu membaca perubahan, menjaga integritas, dan menghadirkan solusi.

Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Program Pascasarjana FH Unsoed. Jadikan setiap proses akademik sebagai kesempatan untuk bertumbuh, setiap diskusi sebagai ruang memperluas perspektif, dan setiap ilmu sebagai bekal untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.