Purwokerto — Setiap prestasi memiliki cerita. Ada waktu yang diluangkan untuk berlatih, keberanian untuk mencoba, kegagalan yang menjadi pembelajaran, hingga ketekunan untuk kembali berdiri dan berkompetisi.

Semangat tersebut menjadi bagian dari Penyematan Pin Apresiasi Dekan bagi Mahasiswa Berprestasi Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi FH Unsoed kepada mahasiswa yang telah menunjukkan capaian dalam berbagai kompetisi, sekaligus menjadi upaya membangun budaya prestasi yang tumbuh bersama proses pendidikan. Kegiatan ini digelar setiap setahun sekali, yang diwadahi oleh Pusat Prestasi Mahasiswa.

Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa berprestasi, serta perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., Dekan FH Unsoed Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., dan Ketua Pusat Prestasi Mahasiswa, Dr. Rani Hendriana, S.H., M.H., turut memberikan apresiasi dan dukungan kepada mahasiswa.

Tiga Tingkatan Pin Apresiasi

Dalam penyematan-nya Pin Apreasias Dekan diberikan berdasarkan capaian prestasi mahasiswa dengan tiga kategori, yaitu Pin Honor, Pin Gold, dan Pin Silver.

a. Pin Honor diberikan kepada mahasiswa yang berhasil meraih satu kemenangan tingkat internasional atau tiga kali kemenangan tingkat nasional.

b. Sementara Pin Gold diberikan kepada mahasiswa dengan capaian dua kemenangan tingkat nasional; empat kemenangan tingkat daerah; atau satu kemenangan tingkat nasional dan dua kemenangan tingkat daerah.

c. Adapun Pin Silver diberikan kepada mahasiswa yang memperoleh dua kemenangan tingkat daerah atau satu kemenangan tingkat nasional.

Melalui kriteria tersebut, penghargaan tidak hanya melihat satu momentum kemenangan, tetapi juga memberikan ruang apresiasi terhadap konsistensi mahasiswa dalam membangun prestasi.

Pada kegiatan ini, sebanyak 31 mahasiswa menerima Pin Apresiasi, terdiri atas 7 mahasiswa penerima Pin Honor, 4 mahasiswa penerima Pin Gold, dan 20 mahasiswa penerima Pin Silver.

Penyematan simbolis dilakukan kepada tiga perwakilan mahasiswa, yaitu An Naja, Muty, dan Azka, oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dekan FH Unsoed, serta Ketua Pusat Prestasi Mahasiswa.

Prestasi Tumbuh dari Berbagai Bidang

Prestasi mahasiswa FH Unsoed tidak hanya lahir dari kompetisi akademik. Ruang pengembangan diri juga hadir melalui olahraga, seni, organisasi, debat, dan berbagai bidang lainnya.

Karena itu, kegiatan ini sekaligus memberikan sertifikat apresiasi kepada UKM berprestasi, dengan mempertimbangkan bidang yang menjadi ruang gerak masing-masing UKM serta keselarasan capaian kompetisinya dengan bidang tersebut.

Pada kategori nonakademik, IUS Basketball memperoleh apresiasi sebagai UKM Olahraga Terbaik setelah mencatatkan dua kali kemenangan tingkat wilayah dalam bidang bola basket.

Sementara pada kategori akademik hukum, Komunitas Debat Judex Revolutie memperoleh apresiasi atas capaian dua kejuaraan tingkat nasional dan satu kejuaraan tingkat lokal dalam bidang debat BP dan AP.

Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa dapat tumbuh dari berbagai ruang. Lapangan olahraga, ruang debat, kelas, organisasi, maupun kompetisi dapat menjadi tempat mahasiswa belajar mengenali potensi dan mengembangkan kemampuan mereka.

Apresiasi sebagai Bagian dari Budaya Prestasi

Ketua Pusat Prestasi Mahasiswa FH Unsoed, Dr. Rani Hendriana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pemberian pin menjadi bentuk penghargaan atas proses yang telah dijalani mahasiswa.

“Prestasi mahasiswa tidak lahir dalam satu hari. Ada proses belajar, latihan, pendampingan, keberanian untuk berkompetisi, dan ketekunan di balik setiap capaian. Melalui Pin Apresiasi ini, kami ingin memastikan bahwa proses tersebut mendapat tempat dan penghargaan di lingkungan Fakultas Hukum”

Dekan FH Unsoed, Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., menempatkan apresiasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang.

“Setiap prestasi mahasiswa adalah bagian dari cerita Fakultas Hukum. Yang kami apresiasi bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga keberanian untuk mencoba, proses untuk terus belajar, dan kerja keras yang dilakukan hingga mencapai titik tersebut. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain untuk menemukan potensi dan berani mengembangkannya”

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya ruang pengembangan mahasiswa di luar proses pembelajaran di kelas.

“Prestasi merupakan salah satu bagian dari perjalanan mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas dirinya. Kampus perlu menyediakan ruang agar mahasiswa dapat tumbuh melalui berbagai pengalaman, baik akademik maupun nonakademik. Capaian yang diraih hari ini diharapkan menjadi bekal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas. Melihat jumlah prestasi yang dihasilkan Fakultas Hukum, kami merasa perlu untuk dicontoh oleh Fakultas lain yang ada di Unsoed”

Dari Prestasi Hari Ini, Menuju Langkah Berikutnya

Penyematan Pin Apresiasi Dekan bukan sekadar seremoni penghargaan. Ia menjadi pengingat bahwa di balik setiap nama dan setiap pin terdapat proses yang panjang.

Ada mahasiswa yang belajar berbicara di depan publik. Ada yang berlatih menyusun argumentasi. Ada yang menghabiskan waktu di lapangan. Ada yang belajar bekerja dalam tim. Ada pula yang berulang kali mencoba hingga akhirnya membawa pulang kemenangan.

Semua proses tersebut memiliki nilai.

Bagi FH Unsoed, membangun budaya prestasi berarti menciptakan lingkungan yang tidak hanya mendorong mahasiswa untuk menjadi juara, tetapi juga membantu mereka bertumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berintegritas, mampu bekerja sama, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.

Sebab, prestasi bukanlah garis akhir.

Prestasi adalah salah satu cara mahasiswa menemukan sejauh mana mereka mampu melangkah—dan seberapa besar manfaat yang dapat mereka bawa ketika melangkah lebih jauh.

FH Unsoed — terus belajar, terus berprestasi, terus berdampak.