Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (FH UNSOED) menerima kunjungan dari Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam rangka kegiatan benchmarking dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar institusi. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi akademik antara kedua fakultas hukum sekaligus mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum UNSOED Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Direktur I Kampus 5 UNESA. Selanjutnya dilakukan penandatanganan PKS sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Hadir dari pihak FH UNSOED, Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Aryuni Yuliantiningsih, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Siti Kunarti, S.H., M.H., Koordinator Program Studi Sarjana Hukum, serta Ketua Tim Kerja Sama FH Dr. Nurani Ajeng Tri Utami, S.H., M.H. beserta Tim Kerja Sama FH.
Sementara itu, dari pihak Kampus 5 UNESA hadir Wakil Direktur I Kampus 5 UNESA, Koordinator Program Studi Hukum, serta sejumlah dosen UNESA.
Dalam sambutannya, Dekan FH UNSOED Prof. Dr. Riris Ardhanariswari menegaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung SDGs, khususnya pada pilar pendidikan, kemitraan, dan penguatan kelembagaan.
“Melalui PKS ini, kami mendorong implementasi nyata SDGs, terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan riset, pengabdian, dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Setelah penandatanganan PKS, kegiatan dilanjutkan dengan sesi benchmarking melalui pemaparan materi dari FH UNSOED. Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Aryuni Yuliantiningsih memaparkan strategi pencapaian akreditasi unggul sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
“Penguatan kurikulum, kualitas pembelajaran, serta integrasi tridarma merupakan fondasi untuk menciptakan pendidikan hukum yang relevan, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Siti Kunarti menyampaikan materi tentang penguatan kerja sama akademik sebagai instrumen pengembangan jejaring dan kemitraan strategis.
“Kerja sama yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mendorong kontribusi perguruan tinggi terhadap SDGs, melalui kolaborasi lintas institusi dalam pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selanjutnya, Koordinator Program Studi Sarjana Hukum memaparkan penguatan kurikulum program studi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan global.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara tim FH UNSOED dan delegasi UNESA. Melalui kegiatan ini, kedua institusi berharap terwujud kolaborasi nyata yang berkontribusi pada pencapaian SDGs, penguatan kualitas pendidikan hukum, serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan.
(Auth: LabTekIn)