Purwokerto, 1 Juli 2026 – Empat puluh lima tahun bukan sekadar angka dalam perjalanan sebuah institusi pendidikan. Di baliknya tersimpan ribuan kisah tentang pengabdian, pembelajaran, riset, penguatan karakter, hingga lahirnya para alumni yang mengabdikan diri bagi bangsa.

Semangat itulah yang terasa dalam Tasyakuran Dies Natalis ke-45 Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (FH UNSOED) yang diselenggarakan pada Rabu (1/7) di lingkungan Fakultas Hukum UNSOED. Mengusung tema “Mewujudkan Keadilan yang Inklusif dan Humanis”, peringatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang fakultas sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum., yang mewakili Rektor Universitas Jenderal Soedirman, para Dekan di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman, pimpinan lembaga, jajaran mitra strategis seperti Kejaksaan Negeri Purwokerto, Pengadilan Negeri Purwokerto, KPU Kabupaten Banyumas, Bawaslu Kabupaten Banyumas, Lembaga Pemasyarakatan Purwokerto, Balai Pemasyarakatan Purwokerto, para guru besar, mantan dekan, dosen, tenaga kependidikan, purnatugas, Dharma Wanita Persatuan, alumni, hingga mahasiswa FH UNSOED.

Rangkaian acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Dies Natalis ke-45, Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H., yang menyampaikan bahwa Dies Natalis bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus mensyukuri perjalanan panjang Fakultas Hukum UNSOED dalam membangun pendidikan hukum yang berkualitas.

Momentum tersebut semakin bermakna dengan penayangan video ucapan dari berbagai tokoh nasional, termasuk Jaksa Agung Republik Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi FH UNSOED dalam pengembangan dunia hukum di Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum UNSOED, Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan usia ke-45 sebagai energi baru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan.

“Empat puluh lima tahun adalah perjalanan yang dibangun oleh dedikasi banyak pihak. Ke depan, FH UNSOED harus terus menjadi ruang tumbuh bagi insan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan keberpihakan kepada keadilan yang inklusif serta humanis. Itulah komitmen yang akan terus kami jaga,” ungkapnya.

Mewakili Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum. menyampaikan apresiasi atas perjalanan dan capaian FH UNSOED selama 45 tahun. Menurutnya, Fakultas Hukum UNSOED telah menunjukkan perkembangan yang konsisten melalui peningkatan kualitas akademik, penguatan kolaborasi, serta berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Beliau berharap semangat Dies Natalis ke-45 menjadi momentum untuk terus memperkuat kontribusi FH UNSOED dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan perkembangan hukum di tingkat nasional maupun global.

Sebagai simbol rasa syukur, prosesi pemotongan tumpeng menjadi salah satu momen paling bermakna dalam acara tersebut. Potongan tumpeng diserahkan oleh Dekan kepada Fathimah Azzahro, S.H., M.H., dosen termuda FH UNSOED, sebagai simbol estafet regenerasi, harapan baru, serta keberlanjutan semangat membangun fakultas menuju masa depan yang lebih baik.

Tidak hanya menghadirkan suasana khidmat, Dies Natalis ke-45 juga dikemas dalam nuansa kekeluargaan melalui berbagai penampilan seni dari dosen, tenaga kependidikan, Dharma Wanita Persatuan, mahasiswa, hingga Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Timbang yang mengangkat isu sosial mengenai perjudian daring, budaya patriarki, dan kekerasan dalam rumah tangga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, UKM Yudhistira turut menyerahkan bibit pohon kepada Dekan FH UNSOED. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen bersama bahwa membangun institusi pendidikan tidak hanya tentang menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan.

Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah yang mempertemukan berbagai generasi keluarga besar FH UNSOED dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah fakultas tidak hanya diukur dari prestasi akademiknya, tetapi juga dari kemampuannya menjaga nilai kekeluargaan, kolaborasi, dan semangat untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-45, FH UNSOED menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjadi institusi pendidikan hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, berorientasi pada kepentingan publik, serta konsisten melahirkan lulusan yang berintegritas, profesional, dan mampu menghadirkan keadilan yang inklusif dan humanis bagi Indonesia. (Auth: LabTekIn)